Apabila kalian sedang berenang sebaiknya waspadalah-waspadalah
Karena ada si Naegleria.
Apa lagi Infeksi Penyakit ini sangat jarang di temukan. Dan hati-hati apabila kita terjangkit penyakit ini maka dalam 1 minggu nyawa sudah melayang. Selain karena Penyakit ini belum di temukan obatnya
Naegleria adalah amoeba yang hidup di perairan tawar air panas. Penyakit yang si sebabkan amoeba ini disebut Naegleria fowleri.Fowleri berasal dari nama Penemunya Dr’s Fowler. Amoeba ini biasa terdapat di :
* Danau, Sungai, dan sumber alam lainnya
* Sumber air panas Bumi
* Kolam renang yang kurang terpelihara
* Tanah
Naegleria adalah amoeba yang hidup di perairan tawar air panas. Penyakit yang si sebabkan amoeba ini disebut Naegleria fowleri.Fowleri berasal dari nama Penemunya Dr’s Fowler. Amoeba ini biasa terdapat di :
* Danau, Sungai, dan sumber alam lainnya
* Sumber air panas Bumi
* Kolam renang yang kurang terpelihara
* Tanah
Belum ada laporan Naegleria di Indonesia. Walaupun belum ada laporan kita harus tetap berhati-hati. Amoeba ini biasanya masuk melalui hidung kemudian menyerang dan merusak sel otak dan sum-sum tulang belakang.
Gejala awalnya sakit kepala, demam, mual, muntah, dan leher kaku.
Gejala awalnya sakit kepala, demam, mual, muntah, dan leher kaku.
Kemudian terjadi kurangnya perhatian denagn orang sekitarnya,
kehilangan keseimbangan,
kejang dan halusinasi.
Setelah itu Kematian dalam waktu 3 – 7 hari.
Salah satu cara mencegah atau menjauhi penyakit naegleria :
1. Hindari kegiatan yang berkaitan dengan air dalam tubuh hangat air tawar, air panas, dan air tercemar
Salah satu cara mencegah atau menjauhi penyakit naegleria :
1. Hindari kegiatan yang berkaitan dengan air dalam tubuh hangat air tawar, air panas, dan air tercemar
seperti air di sekitar pembangkit listrik.
2. Hindari kegiatan yang berhubungan dengan air di air tawar hangat.
2. Hindari kegiatan yang berhubungan dengan air di air tawar hangat.
3. Pegang tutup hidung atau menggunakan klip hidung ketika dalam kegiatan yang berkaitan dengan air hangat
di badan air tawar seperti danau, sungai, atau mata air panas.
4. Hindari menggali atau mengaduk-aduk endapan saat mengambil bagian dalam kegiatan yang berhubungan dengan air dangkal, daerah air tawar hangat.
Jadi hati-hatilah ya teman saat kita berenang di tempat terbuka. Jangan sampai kita menjadi korban penyakit ini selanjutnya.
4. Hindari menggali atau mengaduk-aduk endapan saat mengambil bagian dalam kegiatan yang berhubungan dengan air dangkal, daerah air tawar hangat.
Jadi hati-hatilah ya teman saat kita berenang di tempat terbuka. Jangan sampai kita menjadi korban penyakit ini selanjutnya.










0 komentar:
Posting Komentar